google-site-verification=b9cGzzREP6E3zQWmw9PvwgWIlkEiy2gndpOW67QT1cI
Memahami Paradigma Bisnis
"Orang-orang selalu menyalahkan keadaan. Saya tidak percaya dengan keadaan. Orang-orang sukses di dunia adalah orang-orang yang bangkit dan pergi mencari keadaan yang mereka inginkan, dan jika mereka tidak menemukannya, mereka membuatnya".
---George Bernard Show

Yang Perlu kita Renungkan sekarang

Picture
Kita perhatikan, sudah banyak orang mengeluh tentang ketidak puasan dengan keadaan pekerjaannya, penghasilannya, rutinitas kehidupannya, dan berbagai situasi kehidupan lainnya.
Sementara itu, mereka mendambakan sekali adanya perubahan hidup, menginginkan peningkatan penghasilan lebih baik, mendapatkan rumah yang lebih besar, berganti mobil yang lebih baru, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan berbagai keinginan perubahan lainnnya. Tapi ironisnya, mereka ini orang-orang yang menginginkan perubahan hasil, namun anehnya mereka melakukan tindakan yang sama setiap harinya.

"Kenali realitas diri kita saat ini, apakah sudah sesuai dengan impian kesuksesan masa depan".
Banyak orang yang menginginkan perubahan keadaan menjadi lebih baik, tetapi anehnya mereka tetap melakukan hal yang sama setiap harinya, mereka mengeluhkan keadaanya setiap hari, menginginkan perubahan hasil, tetapi tidak melakukan perubahan apa pun dalam tindakan sehari-harinya. Berangkat ketempat pekerjaan dengan waktu yang sama, melakukan pekerjaan yang sama, menggunakan cara-cara yang sama. bekerja di tempat yang sama, bertemu dengan orang-orang yang sama, hingga pulang kerumah dengan waktu yang sama. hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun selalu melakukan ritinitas kehidupan yang sama.  Inilah realitas seseorang yang tanpa disadari telah menguasai  hidupnya.
Mau sampai kapankah, mereka terus mengeluh setiap hari, merasa sudah bekerja dengan baik, menghabiskan waktu hidupnya untuk bekerja keras, namun merasa hidupnya belum memberikan keberhasilan seperti yang diinginkannya, sementara mereka melakukan  tindakan yang sama setiap harinya.

Bagaimana realitas situasi kehidupan yang berkembang saat ini?

Setidaknya ada empat realitas situasi kehidupan, jika di ukur  dengan nilai waktu dan kebebasan uang atau financial
  1. No Money and No Time (tidak punya uang dan tidak punya waktu); orang ini sangat bekerja keras, sehingga tidak mempunyai waktu luang, artinya hasil kerja kerasnya tidak menghasilkan uang yang cukup bagi kehidupannnya. Orang dalam kategori ini bekerja sangat keras, tapi tidak pernah dan mau belajar untuk menemukan cara hidup yang berkualitas. Dia merasa yakin bahwa bekerja keras hanya satu-satunya cara untuk keluar dari masalah dan menjadi sukses.
  2. No Money and have Time (tidak punya uang dan punya waktu); orang dalam kategori ini adalah orang yang memiliki banyak waktu, akan tetapi tidak punya uang. Orang seperti ini, kebanyakan tidak memiliki atau tidak mencari kesempatan (peluang). Mereka gengsi untuk mulai melakukan yang sederhana atau yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Kebanyakan dari mereka menunggu kesempatan itu datang dan harus sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
  3. Have Money and No Time (punya uang dan tidak punya waktu); Orang-orang yang seperti ini, banyak terjadi diantara mereka yang mapan secara keuangan, tetapi tidak dapat menikmati hasil kerja keras (tidak punya waktu luang). Orang ini masuk dalam kategori orang KAYA secara materi (kuantitas), tetapi miskin dalam waktu (kualitas). Orang-orang dalam kategori ini  sudah memiliki modal dasar untuk menjadi sukses, akan tetapi tidak mau mengubah paradigma kesuksesan mereka. Mereka sudah terlalu percaya dengan apa yang sudah mereka lakukan. Mereka terlalu yakin dan percaya dengan cara suksesnya sendiri. Mereka sangat tidak suka dengan  perubahan. Mereka dalam kategori ini memiliki arogansi kesuksesan (semu).
  4. Have Money and Have Time (punya uang dan punya waktu); Kategori ini adalah kategori yang sangat diharapkan oleh setiap orang. Orang-orang sering mengatakan bahwa orang dalam kategori ini memiliki "Pohon Unag". Untuk menjelasakannya, bahwa orang dalam kategori ini memiliki banyak ASET - Aset merupakan kekayaan atau modal yang kita miliki dan dikelola oleh sistem serta menghasilkan pendapatan pasif. Mereka mengembangkan aset dengan sistem yang benar. Mereka memiliki banyak waktu luang, karena mau belajar dan bekerja dengan memanfa'atkan pengungkit (laverage) dengan benar. setelah memiliki banyak waktu luang, mereka dapat mengembangkan aset lainnya. Aset mereka inilah yang menghasilkan pendapatan pasif (pasive income) terus-menerus. Mereka percaya dengan kemampuan konsep dan mengandalkan sistem bekerja untuk mereka. mereka membuat sistem yang bekerja untuk menghasilkan pendapatan. Mereka tidak pernah takut gagal, karena tahu bahwa yang membuat gagal adalah sistem yang belum bekerja baik untuk mereka. 

Nilai Realitas Diri

Picture
Dimanakah posisi Anda saat ini? ... Sudahkah nilai realitas diri Anda saat ini dapat mendukung impian kesuksesan masa depan hidup Anda? .....
Nilai diri seseorang menentukan realitas situasi kehidupan pada kelompok mana orang tersebut berada. Masing-masing kelompok situasi kehidupan diatas memberikan nilai realitas yang berbeda-beda.
Kalau kita merasakan bahwa situasi kehidupan saat ini tidak mendukung impian kesuksesan masa depan, maka lakukan perubahan dalam tindakan dan pendekatan. kalau kita merasakan nilai realitas diri saat ini tidak sesuai dengan impian kesuksesan, segeralah mengambil keputusan mengubah nilai realitas diri saat ini.

Hukum alam menyebutkan kalau seseorang mengharapkan perubahan hasil, harus melakukan perubahan tindakan. Inilah hukum sebab akibat atau "Sunnatullah". Kalau kita melakukan tindakan "A" setiap harinya, maka hasil yang diperoleh adalah "A". Kalau kita melakukan tindakan "B", maka hasil yang akan kita peroleh adalah "B".
Maka kalau kita menginginkan perubahan hasil dari "A" menjadi "A-Plus" misalnya, diperlukan adanaya perubahan usaha atau perubahan tindakan dari "A" menjadi tindakan "A-Plus". Jadi, kata kuncinya adalah "Perubahan Tindakan".

Merubah Tindakan

Picture
Menginginkan adanya perubahan hasil, berarti diperlukan adanya perubahan dalam tindakan. Kalau kita merasakan kehidupan kita saat ini belum memberikan hasil sesuai dengan yang kita impikan, mulailah melakukan evaluasi dengan perubahan pendekatan yang kita lakukan. Kalau kita merasakan realitas kehidupan saat ini belum mendukung impian hidup kita, maka kuncinya adalah berani melakukan perubahan TINDAKAN.

Empat Komponen Pendukung Perubahan

Memang melepaskan nilai  realitas diri kemudian berpindah ke dalam nilai realitas pada situasi kehidupan yang  berbeda memerlukan persiapan yang matang dan waktu yang panjang. Seorang Robert T. Kiyosaki, pengusaha dan penulis buku "Cashflow Quadran", memerlukan waktu lebih dari lima tahun untuk benar-benar berhasil merasa nyaman berpindah ke dalam quadran kehidupa yang berbeda. Kini dia sudah menjadi seorang miliuner dengan sumber penghasilan yang beragam dan memiliki kebebasan mengatur waktunya.
Menurut Kiyosaki, setidaknya diperlukan persiapan dalam empat komponen kehidupan yang dapat mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam berpindah quadaran kehidupan. keempat komponen ini harus dilatih dan dipersiapkan terus menerus agar memiliki keberanian dalam melakukan perubahan nilai realitaas diri kita dalam mewujudkan impian masa depan. Bisa Anda perhatikan keempat komponen yang mempengaruhi perubahan tersebut di bawah ini:
Picture
Melakukan perubahan TINDAKAN, berarti berani melepaskan cengkraman nilai realitas diri yang membelenggu rutinitas kehidupan kita sehari-hari. Mereka yang berani mengambil kesempatan melakukan perubahan adalah orang-orang yang akan mempu mewujudkan kehidupan yang menjadi dambaan hatinya.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi, diperlukan usaha yang lebih tinggi dari biasanya. Maka diperlukan kesadaran diri untuk berani mengambil kesempatan baru, berani melakukan perubahan-perubahan dalam tindakan sehari-hari.
Kita menyadari bahwa setiap perubahan akan menghadirkan resiko. Yang paling penting adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi resiko tersebut dengan perhitungan yang matang.
Mulailah memasuki kelompok-kelompok situasi kehidupan yang sesuai dengan impian kesuksesan masa depan yang kita harapkan. Karena untuk dapat mengubah nilai realitas diri kita salah satu caranya adalah  dimulai dengan dapat bergabung dalam lingkungan sesuai denganimpian kita. Melatih kesiapan diri, mempersiapkan perhitungan yang baik akan memperkecil resiko dari perubahan tindakan tersebut. Lakukan perubahan melalui tindakan nyata dalam kehidupan, karena kalau itu sebatas keinginan dan pembicaraan, tidak akan membuahkan perubahan hasil.
Dalam mempersiapkan kemampuan fisik, kekuatan mental, emosional dan kondisi spiritual dapat dimulai dengan mengikuti berbagai kesempatan pelatihan, pendidikan, membaca buku, mengambangkan pengalaman diri melalui melalui lingkungan yang mampu mendukung perubahan sikap hidup kita. Tidak penting berapa lama itu akan tercapai, yang lebih penting adalah pastikan diri kita sudah memulainya saat ini. kemudian lakukan dengan konsistensi dan komitmen yang tinggi sampai garis finish yang kita tentukan.
Menguasai Diri dan Menciptakan Masa Depan
"Masa depan adalah suatu pilihan keadaan yang sedang kita ciptakan. Pertama-tama kuasai diri, kemudian ciptakan impian dalam hati dan pikiran. Sesudah itu wujudkan melalui aktivitas dan tindakan"

Masa depan seperti apa yang kita harapkan dan dambakan?? . . .

Tentunya masa depan yang kita harapkan adalah masa depan yang penuh makna dan berkualitas atau dalam ukuran waktu dan kebebasan financial tergolong kepada orang yang Have Money and Have Time. Bangun dikala pagi dengan waktu sesuai yang kita kehendaki sendiri, sementara di setiap pagi hari orang-orang diluaran sana mereka harus terburu-buru menuju tempat kerjanya masing-masing, dikejar-kejar waktu, bermacet ria, pergi pagi pulang malam, dan lain sebagainya seperti itulah kondisi yang terjadi pada kebanyakan orang.
Sementara orang yang memiliki kebebasan waktu dan financial, mereka memiliki banyak waktu menjalankan ibadah pagi hari, melakukan kegiatan olahraga menjaga kebugaran tubuhnya, sekedar jogging dipagi hari, berjalan kaki di sekitar komplek tempat tinggalnya, atau memutuskan bergabung dengan klub olahraga pagi hari. Mereka adalah orang-orang yang memiliki disiplin tinggi dalam mengatur waktunya sendiri, menjaga keseimbangan hidupnya dalam memenuhi kebutuhan fisik dan spiritualnya.
Ketika banyak orang lain diluaran sana terburu-buru di waktu pagi hari, mereka bebas mengatur waktunya menikmati minum kopi, membaca koran pagi, mengikuti berita TV dipagi hari, membuka komputer pribadi di rumah, memeriksa dan membalas email-email yang masuk, melihat perkembangan bisnisnya melalui internet, memeriksa perkembagan investasinya melalui teknologi internet global. Memeriksa agenda rencana kegiatannya hari itu, melihat peluang-peluang usaha baru. Bertemu dengan relasi usaha, mengikuti kegiatan sosial, membantu banyak orang dan lain sebaginya.
Orang-orang dalam kategori kelompok ini, mereka memiliki sumber  penghasilan dari berbagai sumber usaha maupun investasinya. mereka menciptakan kondisi uang bekerja untuk dirinya, bukan dirinya bekerja untuk uang. Meeka adalah para pemilik usaha mandiri yang menjalankan usahanya melalui sistem, para penanam modal dan investor yang menanamkan uangnya pada berbagai jenis usaha yang menggunakan sistem, para pemilik aset pribadi yang menghasilkan passive income dari asetnya yang dimilikinya, para pelaku bisnis global yang sukses dalam menjalankan bisnisnya melalui perkembangan teknologi internet global. Intinya mereka adalah orang yang menjalankan bisnis yang diuntungkan oleh sistem dan para investor. Akhirnya mereka memiliki kemakmuran hidup dengan  kebebasan mengatur waktunya. Mereka bebas merencanakan kegiatan untuk berlibur bersama keluaraga tanpa harus kehilangan penghasilannya. Bahkan memiliki kemampuan menyumbangkan hartanya untuk membantu banyak orang, memiliki kesempatan mengikuti kegiatan sosial, meningkatkan kemampuan spiritual keagamaan, menjalankan ibadah, dan lain-lain.
Kelompok ini tidak takut kehilangan pekerjaan, karena menciptakan pekerjaan, karena menciptakan pekerjaan bagi orang lain. Inilah realitas hidup memiliki kemakmuran dengan kebebasan waktu. Realitas hidup yang menjadi impian banyak manusia di dunia ini, meskipun banyak orang yang belum berhasil mewujudkannya.
Orang kaya & Makmur, mereka bekerja tidak untuk UANG. . . . "Saya bekerja untuk membangun aset... " Bekerja harus untuk memperoleh aset. Setelah memiliki dan memperoleh aset, ASET itu kemudian bekerja untuk memberikan Passive Income kepada kita. Aset yang pada gilirannya akan memberikan kita semakin kaya, sementara kerja semakin sedikit.  
--- Robert T. Kiyosaki ---
Prinsip seperti diataslah yang dilakukan kebanyakan oleh orang kaya dan makmur; sementara orang miskin dan golongan menengah bekerja keras untuk uang. Dengan demikian, Bisnis adalah ASET, artinya membangun bisnis berarti membangun aset; tidak membangun bisnis demi UANG. Setelah bisnis itu berdiri dan berjalan, akhirnya mereka memiliki kebebasan  untuk berinvestasi di bisnis lainnya.
Dengan demikian, Pendapatan pasif (Passive Income) akan menjadi mesin penghasil uang bagi seseorang yang memiliki aset. Kekayaan atau modal yang dikelola oleh sistem adalah merupakan kekayaan yang memanfaatkan leverage (Pengungkit). Dimana kekayaan atau modal ini akan menghasilkan pendapatan pasif. Dalam buku-bukunya Robert T. Kiyosaki dijelaskan bahwa orang kaya berhasil memanfaatkan leverage yang ada disekitarnya untuk mendapatkan manfaat. Jadi aset dapat dikatakan juga sebagai kekayaan atau modal yang memanfaatkan pengungkit dengan sistem yang benar dan tepat. Dalam buku The One Minute Millionaire (karya Mark Victor Hansen  and Robert G. Allen), pengungkit (Leverage) atau Daya Ungkit adalah daya untuk mengendalikan banyak dengan hanya sedikit. Artinya untuk mendapatkan hasil/manfaat yang banyak maksimal hanya dibutuhkan usaha atau modal sedikit. Lebih jelasnya bisa dilihat skema di bawah ini: 
Picture
Kekayaan yang dikelola dengan menggunakan sistem terbagi menjadi 3 cara: Pertama, kekayaan yang dikelola dengan memanfaatkan Sistem Pihak ketiga. Kedua: kekayaan yang dikelola dengan memanfaatkan pihak Sistem Teknologi. Ketiga, kekayaan yang dikelola oleh sistem orang/manusia.
Sekema diatas intinya menjelaskan bagaimana proses dari sebuah aset itu menciptakan passive income. Saya jelaskan lagi bahwa Aset itu adalah hasil atau segala yang kita miliki dan kita produktifkan sebagai modal harta/kekayaan (capital) yang bernilai yang pengelolaannya dilakukan oleh sistem dan menghasilkan passive income. Aset berdasarkan bentuknya ada 2 yaitu: 1) aset yang tidak kelihatan (intangible asset) atau dan aset yang kelihatan (tangible aset). Aset selalu berkaitan dengan belajar. Jika  kita ingin membangun sebuha aset, maka investasi tersebut kita adalah belajar mengenai asat dan sistemnya tersebut. Artinya investasi terbesar kita membangun aset adalah investasi waktu dan pikiran.  
*Sumber: "Seri Paradigma Baru HARTA vs ASET Kaya atau Makmur Pilih Mana?"; Karya Rd. Budi Yuniarsa R. Sasraamadja & "The Art of Live Revolustion"; Karya Eko Jalu Santoso, Ir
Bisnis Online yang pembayarannya menggunakan Mata uang dollar, disyaratkan kita memiliki rekening Paypal; yang suatu saat dollar tersebut bisa kita uangkan dalam bentuk Rupiah. Paypal adalah media Pembayaran Online Terbaik saat ini, telah digunakan oleh 350 juta pengguna di seluruh dunia dan telah hadir di 50 Negara termasuk Indonesia. Kabar baiknya, membuka rekening Paypal tidak ada biaya sama sekali (GRATIS!). Pendaptarannyapun sangat mudah. Untuk info lengkapnya Anda bisa kunjungi >> http://www.paypalindonesia.com  Info tambahannya bisa juga Anda download panduannya di Youtube, dengan menegtik keyword "Panduan membuka Rekening Payap". ..  Salam sukses!!
Photobucket
peluang usaha
Picture
Picture

Internet Lahan Uang

Picture
Internet & Business Sucret
Bisnis Paruh waktu dengan penghasilan yang sangat luar bis--->Kerja via internet?  3-10 Jt/bulan, Daftarkan segera, Gratis! KANTOR & LAB Lengkan /Hub Call Center >> www.m8qq9.cjb.net